Kesenian ini merupakan perpaduan antara tari dengan diiringi alat musik dari bilah-bilah kayu dan gamelan jawa yang biasa disebut “Gambang” . Muncul pada event-event tertentu : Festival Dugderan, Festifal Jajan Pasar. Gambang Semarang telah ada sejak tahun 1930 dengan bentuk paguyuban yang anggotanya terdiri dari pribumi dan peranakan Cina dengan mengambil tempat pertunjukan di gedung Pertemuan Bian Hian Tiong di Gang Pinggir. Jenis alat musik yang dipakai adalah kendang, bonang, kempul, gong, suling, kecrek, gambang serta alat musik gesek (konghayan/tohyan/biola). Disamping musik ada penari dan penyanyi/vokalis. Selengkapnya klik disini
|Agenda | Grand Prize | Suara Merdeka | Pemkot SMG | Kadin |
Tampilkan postingan dengan label Budaya dan Kesenian Kota Semarang Dugderan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya dan Kesenian Kota Semarang Dugderan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 22 Juni 2010
Senin, 21 Juni 2010
Budaya dan Kesenian Kota Semarang-->> Dugderan
Duderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang, dulu dugderan merupakan sarana informasi Pemerintah Kota Semarang kepada masyarakatnya tentang datangnya bulan Ramadhan. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder, diambil dari perpaduan bunyi dugdug, dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr. Selengkapnya klik disini
Langganan:
Postingan (Atom)






