SEMARANG METRO
09 Oktober 2010
Plt Sekda Ketua Panitia
SETELAH ditunjuk sebagai ketua umum Panitia Penyelenggara Semarang Great Sale (Semargres) 2010, Plt Sekda Kota Semarang Akhmat Zaenuri langsung bergerak cepat. Dia berkoordinasi dengan beberapa pengusaha yang memelopori kegiatan itu dan membuat jadwal kegiatan.
Zaenuri menegaskan, acara yang digelar Desember mendatang itu dipastikan bakal semarak. “Acara pembukaan akan dilangsungkan di Jl Pandanaran, 4 Desember. Sementara penutupannya akan dilangsungkan tepat pada malam penyambutan tahun baru di sebuah hotel,” jelasnya, saat memberi paparan pada rakor pelaksanaan Semargres di Gedung Moch Ichsan lantai VIII Balai Kota, Jumat (8/10).
Lokasi Perdagangan Dia menambahkan, Semargres nanti akan dilaksanakan di beberapa lokasi perdagangan dan pariwisata di Kota Semarang. Beberapa tempat itu antara lain mal, retail, perhotelan, rumah makan, kawasan wisata dan hiburan, dan lain-lain.
Dia juga mengatakan, sesuai petunjuk Wali Kota Soemarmo HS, pihaknya akan menggaet pembawa acara yang sudah ternama. Dia tengah mencari beberapa artis ibukota yang telah dikenal masyarakat. “Semargres sangat penting karena bertujuan membangkitkan semua potensi yang ada di Kota Semarang sehingga diharap dapat memacu pengembangan kota-kota lain di Jateng.” (Adhitia A, Dicky P-67)
|Agenda | Grand Prize | Suara Merdeka | Pemkot SMG | Kadin |
Minggu, 17 Oktober 2010
Siswa Kiddieland ke Bonbin Mangkang
SEMARANG METRO
14 Oktober 2010
KAMPUSIANA
Siswa Kiddieland ke Bonbin Mangkang
SEMARANG - Belasan siswa Kiddieland Montessori School mengunjungi Taman Margasatwa Semarang di Wonosari, Ngaliyan, baru-baru ini.
Sepanjang jalan menuju ke objek wisata yang dikenal dengan nama Bonbin Mangkang itu, para siswa dari K1, K2, dan Prep Class menyanyikan lagu ’’The Wheel on the Bus’’ dan ’’Old MacDonald’’, dengan riang.
Sesampainya di kebun binatang, rombongan yang dibagi menjadi 2 grup, K1 dan Toddler, K2 dan Prep Class, mengikuti pemandu wisata yang telah disediakan pihak kebun binatang. Beberapa binatang yang dikunjungi, antara lain siamang, monyet, orang utan, harimau, gajah, rusa, kanguru, komodo, kasuari, dan merak.
Pada kesempatan itu, para siswa diperbolehkan memberi makan beberapa jenis binatang dengan sayuran yang sudah dipersiapkan dari rumah. Keceriaan pun menghampiri mereka, saat menyaksikan binatang-binatang dan memberinya makan.
Bahkan, ada beberapa anak yang berfoto bersama burung kakaktua dan ular. Elishia (2), salah seorang siswa kelas Toddler, tidak terlihat takut saat berfoto bersama ular sanca sepanjang sekitar 3 meter.
Mona, salah seorang guru mengatakan, kunjungan itu dimaksudkan untuk mengenalkan bermacam jenis binatang kepada anak-anak. Di samping itu, memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan binatang-binatang itu.
“Kunjungan ini juga diselenggarakan sehubungan dengan topik yang kami bahas pada Term I, yaitu animals,” ungkapnya. (hdq-67)
sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/14/126639/Siswa-Kiddieland-ke-Bonbin-Mangkang
14 Oktober 2010
KAMPUSIANA
Siswa Kiddieland ke Bonbin Mangkang
SEMARANG - Belasan siswa Kiddieland Montessori School mengunjungi Taman Margasatwa Semarang di Wonosari, Ngaliyan, baru-baru ini.
Sepanjang jalan menuju ke objek wisata yang dikenal dengan nama Bonbin Mangkang itu, para siswa dari K1, K2, dan Prep Class menyanyikan lagu ’’The Wheel on the Bus’’ dan ’’Old MacDonald’’, dengan riang.
Sesampainya di kebun binatang, rombongan yang dibagi menjadi 2 grup, K1 dan Toddler, K2 dan Prep Class, mengikuti pemandu wisata yang telah disediakan pihak kebun binatang. Beberapa binatang yang dikunjungi, antara lain siamang, monyet, orang utan, harimau, gajah, rusa, kanguru, komodo, kasuari, dan merak.
Pada kesempatan itu, para siswa diperbolehkan memberi makan beberapa jenis binatang dengan sayuran yang sudah dipersiapkan dari rumah. Keceriaan pun menghampiri mereka, saat menyaksikan binatang-binatang dan memberinya makan.
Bahkan, ada beberapa anak yang berfoto bersama burung kakaktua dan ular. Elishia (2), salah seorang siswa kelas Toddler, tidak terlihat takut saat berfoto bersama ular sanca sepanjang sekitar 3 meter.
Mona, salah seorang guru mengatakan, kunjungan itu dimaksudkan untuk mengenalkan bermacam jenis binatang kepada anak-anak. Di samping itu, memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan binatang-binatang itu.
“Kunjungan ini juga diselenggarakan sehubungan dengan topik yang kami bahas pada Term I, yaitu animals,” ungkapnya. (hdq-67)
sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/14/126639/Siswa-Kiddieland-ke-Bonbin-Mangkang
Siswa Kiddieland ke Bonbin Mangkang
SEMARANG METRO
14 Oktober 2010
KAMPUSIANA
Siswa Kiddieland ke Bonbin Mangkang
SEMARANG - Belasan siswa Kiddieland Montessori School mengunjungi Taman Margasatwa Semarang di Wonosari, Ngaliyan, baru-baru ini.
Sepanjang jalan menuju ke objek wisata yang dikenal dengan nama Bonbin Mangkang itu, para siswa dari K1, K2, dan Prep Class menyanyikan lagu ’’The Wheel on the Bus’’ dan ’’Old MacDonald’’, dengan riang.
Sesampainya di kebun binatang, rombongan yang dibagi menjadi 2 grup, K1 dan Toddler, K2 dan Prep Class, mengikuti pemandu wisata yang telah disediakan pihak kebun binatang. Beberapa binatang yang dikunjungi, antara lain siamang, monyet, orang utan, harimau, gajah, rusa, kanguru, komodo, kasuari, dan merak.
Pada kesempatan itu, para siswa diperbolehkan memberi makan beberapa jenis binatang dengan sayuran yang sudah dipersiapkan dari rumah. Keceriaan pun menghampiri mereka, saat menyaksikan binatang-binatang dan memberinya makan.
Bahkan, ada beberapa anak yang berfoto bersama burung kakaktua dan ular. Elishia (2), salah seorang siswa kelas Toddler, tidak terlihat takut saat berfoto bersama ular sanca sepanjang sekitar 3 meter.
Mona, salah seorang guru mengatakan, kunjungan itu dimaksudkan untuk mengenalkan bermacam jenis binatang kepada anak-anak. Di samping itu, memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan binatang-binatang itu.
“Kunjungan ini juga diselenggarakan sehubungan dengan topik yang kami bahas pada Term I, yaitu animals,” ungkapnya. (hdq-67)
sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/14/126639/Siswa-Kiddieland-ke-Bonbin-Mangkang
14 Oktober 2010
KAMPUSIANA
Siswa Kiddieland ke Bonbin Mangkang
SEMARANG - Belasan siswa Kiddieland Montessori School mengunjungi Taman Margasatwa Semarang di Wonosari, Ngaliyan, baru-baru ini.
Sepanjang jalan menuju ke objek wisata yang dikenal dengan nama Bonbin Mangkang itu, para siswa dari K1, K2, dan Prep Class menyanyikan lagu ’’The Wheel on the Bus’’ dan ’’Old MacDonald’’, dengan riang.
Sesampainya di kebun binatang, rombongan yang dibagi menjadi 2 grup, K1 dan Toddler, K2 dan Prep Class, mengikuti pemandu wisata yang telah disediakan pihak kebun binatang. Beberapa binatang yang dikunjungi, antara lain siamang, monyet, orang utan, harimau, gajah, rusa, kanguru, komodo, kasuari, dan merak.
Pada kesempatan itu, para siswa diperbolehkan memberi makan beberapa jenis binatang dengan sayuran yang sudah dipersiapkan dari rumah. Keceriaan pun menghampiri mereka, saat menyaksikan binatang-binatang dan memberinya makan.
Bahkan, ada beberapa anak yang berfoto bersama burung kakaktua dan ular. Elishia (2), salah seorang siswa kelas Toddler, tidak terlihat takut saat berfoto bersama ular sanca sepanjang sekitar 3 meter.
Mona, salah seorang guru mengatakan, kunjungan itu dimaksudkan untuk mengenalkan bermacam jenis binatang kepada anak-anak. Di samping itu, memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan binatang-binatang itu.
“Kunjungan ini juga diselenggarakan sehubungan dengan topik yang kami bahas pada Term I, yaitu animals,” ungkapnya. (hdq-67)
sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/14/126639/Siswa-Kiddieland-ke-Bonbin-Mangkang
Semargres Diawali Festival Pandanaran
SEMARANG METRO
14 Oktober 2010
Semargres Diawali Festival Pandanaran
Sosialisasi Segera Dimulai
BALAI KOTA - Semarang Great Sale (Semargres) 2010 kian dekat. Panitia kegiatan yang akan digelar Desember mendatang terus berkoordinasi untuk mematangkan acara tersebut.
Kemarin (13/10) para panitia dan pendukung acara bertemu di Ruang Data Kompleks Balai Kota. Rencananya, Semargres akan dibuka dengan Festival Pandanaran.
“Festival Pandanaran yang pada tahun lalu berdiri sendiri, kini disinergikan dengan Semargres sehingga semakin semarak,” jelas Ketua Umum Panitia Penyelenggara Semargres 2010 Akhmat Zaenuri, yang memimpin rapat itu.
Plt Sekda Kota Semarang tersebut juga mengatakan, acara pembukaan itu akan digelar 4 Desember. Sebuah panggung besar disiapkan di Jl Pandanaran sebagai panggung utama. Selain itu, dia kemarin juga menegaskan perlunya segera dilakukan sosialisasi.
Ketua I Benita Eka Arijani menambahkan, sosialisasi acara nanti telah disiapkan dalam berbagai bentuk. Selain spanduk dan iklan di media massa, ada juga direktori kegiatan serta website. Oleh karena itu, pihaknya berharap setiap pendukung acara segera memberitahukan agenda masing-masing sehingga bisa dimuat.
Pameran
Ketua PHRI Jateng Heru Isnawan mengatakan, hotel-hotel di Semarang ikut mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan diskon khusus pada bulan itu.
“Di Semarang ada sekitar 28 hotel mulai dari bintang satu hingga bintang lima. Namun, potongan harga hanya akan berlaku di hotel mulai bintang tiga hingga lima,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Kota Semarang David Sitranata mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa pameran di beberapa tempat. Pameran komputer menurut rencana akan digelar di dua tempat, DP Mall dan Java Supermall, sekaligus pada awal bulan. Sementara di Mal Ciputra akan digelar pameran otomotif beserta perlengkapannya.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pameran telepon genggam dan elektronik di empat lokasi. Namun, lokasi-lokasi tersebut masih belum ditentukan. (H35,H37-67)
sumber: http://www.suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=126630
14 Oktober 2010
Semargres Diawali Festival Pandanaran
Sosialisasi Segera Dimulai
BALAI KOTA - Semarang Great Sale (Semargres) 2010 kian dekat. Panitia kegiatan yang akan digelar Desember mendatang terus berkoordinasi untuk mematangkan acara tersebut.
Kemarin (13/10) para panitia dan pendukung acara bertemu di Ruang Data Kompleks Balai Kota. Rencananya, Semargres akan dibuka dengan Festival Pandanaran.
“Festival Pandanaran yang pada tahun lalu berdiri sendiri, kini disinergikan dengan Semargres sehingga semakin semarak,” jelas Ketua Umum Panitia Penyelenggara Semargres 2010 Akhmat Zaenuri, yang memimpin rapat itu.
Plt Sekda Kota Semarang tersebut juga mengatakan, acara pembukaan itu akan digelar 4 Desember. Sebuah panggung besar disiapkan di Jl Pandanaran sebagai panggung utama. Selain itu, dia kemarin juga menegaskan perlunya segera dilakukan sosialisasi.
Ketua I Benita Eka Arijani menambahkan, sosialisasi acara nanti telah disiapkan dalam berbagai bentuk. Selain spanduk dan iklan di media massa, ada juga direktori kegiatan serta website. Oleh karena itu, pihaknya berharap setiap pendukung acara segera memberitahukan agenda masing-masing sehingga bisa dimuat.
Pameran
Ketua PHRI Jateng Heru Isnawan mengatakan, hotel-hotel di Semarang ikut mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan diskon khusus pada bulan itu.
“Di Semarang ada sekitar 28 hotel mulai dari bintang satu hingga bintang lima. Namun, potongan harga hanya akan berlaku di hotel mulai bintang tiga hingga lima,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Kota Semarang David Sitranata mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa pameran di beberapa tempat. Pameran komputer menurut rencana akan digelar di dua tempat, DP Mall dan Java Supermall, sekaligus pada awal bulan. Sementara di Mal Ciputra akan digelar pameran otomotif beserta perlengkapannya.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pameran telepon genggam dan elektronik di empat lokasi. Namun, lokasi-lokasi tersebut masih belum ditentukan. (H35,H37-67)
sumber: http://www.suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=126630
Jumat, 15 Oktober 2010
Semargres Telah Dinanti
SEMARANG METRO
09 Oktober 2010
Semargres Telah Dinanti
Wali Kota Siap Gencarkan Promosi
BALAI KOTA - Meski secara resmi belum diluncurkan, kegiatan Semarang Great Sale (Semargres) ternyata telah didengar banyak pihak.
Bahkan tidak hanya warga di Kota Semarang, mereka yang berasal dari luar kota ini juga mulai bertanya-tanya kepastian penyelenggaraan acara tersebut. Mereka ingin berpartisipasi dalam acara yang baru pertama kali digelar.
“Banyak rekan saya, termasuk yang dari luar kota bertanya-tanya kapan Semargres akan digelar. Hal itu merupakan kabar baik bagi kita selaku panitia untuk memacu guna menggelar acara nanti sebaik mungkin,” ujar penggagas Semargres, Kukrit SW, pada rakor dengan Pemkot di Gedung Moch Ichsan lantai VIII Balai Kota, Jumat (8/10).
Hadir pada acara itu, Wali Kota Soemarmo HS, Wakil Ketua DPRD Sriyono, Plt Sekda Akhmat Zaenuri, dan para pengusaha serta pimpinan SKPD di Pemkot yang ikut mendukung acara tersebut.
Kukrit yang juga CEO Suara Merdeka Group kemarin juga menegaskan, Semargres nanti tidak hanya didukung oleh pengusaha-pengusaha besar tapi juga pelaku UMKM.
Promosi Hal itu kembali ditegaskan oleh Ketua Kadin Kota Semarang Djoko Moerwinanto yang mengatakan, jika pelaku UMKM di Semarang dan kota-kota terdekat telah menyatakan siap ikut serta. Sementara Ketua I Panitia Penyelenggara Semargres 2010 Benita Eka Arijani mengatakan promosi acara yang bakal digelar sebulan penuh itu harus segera dilakukan.
Soemarmo sendiri kemarin menyampaikan komitmen Pemkot atas penyelenggaraan acara tersebut.
“Kami akan membuat dan memasang beberapa media promosi seperti poster, baliho, leaflet serta sarana promosi lainnya di media luar ruang. Selain itu juga memasang lampu-lampu hias dan lampu logo Semargres di seluruh Kota Semarang,” jelasnya. (H35,H37-67)
sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/09/126133/Semargres-Telah-Dinanti
09 Oktober 2010
Semargres Telah Dinanti
Wali Kota Siap Gencarkan Promosi
BALAI KOTA - Meski secara resmi belum diluncurkan, kegiatan Semarang Great Sale (Semargres) ternyata telah didengar banyak pihak.
Bahkan tidak hanya warga di Kota Semarang, mereka yang berasal dari luar kota ini juga mulai bertanya-tanya kepastian penyelenggaraan acara tersebut. Mereka ingin berpartisipasi dalam acara yang baru pertama kali digelar.
“Banyak rekan saya, termasuk yang dari luar kota bertanya-tanya kapan Semargres akan digelar. Hal itu merupakan kabar baik bagi kita selaku panitia untuk memacu guna menggelar acara nanti sebaik mungkin,” ujar penggagas Semargres, Kukrit SW, pada rakor dengan Pemkot di Gedung Moch Ichsan lantai VIII Balai Kota, Jumat (8/10).
Hadir pada acara itu, Wali Kota Soemarmo HS, Wakil Ketua DPRD Sriyono, Plt Sekda Akhmat Zaenuri, dan para pengusaha serta pimpinan SKPD di Pemkot yang ikut mendukung acara tersebut.
Kukrit yang juga CEO Suara Merdeka Group kemarin juga menegaskan, Semargres nanti tidak hanya didukung oleh pengusaha-pengusaha besar tapi juga pelaku UMKM.
Promosi Hal itu kembali ditegaskan oleh Ketua Kadin Kota Semarang Djoko Moerwinanto yang mengatakan, jika pelaku UMKM di Semarang dan kota-kota terdekat telah menyatakan siap ikut serta. Sementara Ketua I Panitia Penyelenggara Semargres 2010 Benita Eka Arijani mengatakan promosi acara yang bakal digelar sebulan penuh itu harus segera dilakukan.
Soemarmo sendiri kemarin menyampaikan komitmen Pemkot atas penyelenggaraan acara tersebut.
“Kami akan membuat dan memasang beberapa media promosi seperti poster, baliho, leaflet serta sarana promosi lainnya di media luar ruang. Selain itu juga memasang lampu-lampu hias dan lampu logo Semargres di seluruh Kota Semarang,” jelasnya. (H35,H37-67)
sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/09/126133/Semargres-Telah-Dinanti
Selasa, 12 Oktober 2010
Bank Jateng Siap Dukung Semargres
Semarang Metro
12 Oktober 2010
Bank Jateng Siap Dukung Semargres
SEMARANG-Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang akan mendukung penuh pelaksanaan Semarang Great Sale (Semargres) yang akan berlangsung pada 4 - 31 Desember 2010.
Hal itu diungkapkan Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang Shri Djono Kusumo di sela-sela penyerahan bantuan kemanusiaan sebanyak 500 paket sembako dari Bank Jateng kepada kecamatan yang memiliki wilayah rawan bencana banjir, rob serta tanah longsor di Balaikota Semarang, baru-baru ini. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Semarang Soemarmo HS.
Menurut Shri Djono, bentuk dukungan ini bisa dilakukan dalam berbagai bentuk termasuk pembiayaan bagi UKM peserta Semargres yang sebagian besar adalah dari kalangan usaha berskala kecil dan mikro. Hal ini juga bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk mendorong daya saing dan pertumbuhan ekonomi ibu kota Jateng ini.
’’Dengan berbagai produk pembiayaan yang dimiliki Bank Jateng saat ini, ke depan kami akan lebih merangkul berbagai elemen dari kelompok-kelompok usaha dan UMKM guna meningkatkan penyerapan kredit di masyarakat,’’ ungkap Shri Djono Kusumo.
Penyaluran Kredit
Sebagai bank yang selama ini fokus pada pembiayaan sektor riil, Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang terus meningkatkan penyaluran kredit ke masyarakat. Sampai dengan Triwulan III 2010, kredit yang telah disalurkan beserta kantor cabang pembantu di Semarang mencapai Rp 851,652 miliar. Ini meningkat sebesar 11,57 % dari tahun 2009 pada periode yang sama sebesar Rp 763,334 miliar.
Sementara mengenai bantuan yang diberikan saat ’’Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kota Semarang Tahun 2010’’, Shri Djono Kusumo mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Jateng terhadap musibah bencana yang terjadi Kota Semarang. Bantuan paket sembako yang terdiri dari beras, mie instan, gula, dan roti kering.(G2-71)
12 Oktober 2010
Bank Jateng Siap Dukung Semargres
SEMARANG-Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang akan mendukung penuh pelaksanaan Semarang Great Sale (Semargres) yang akan berlangsung pada 4 - 31 Desember 2010.
Hal itu diungkapkan Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang Shri Djono Kusumo di sela-sela penyerahan bantuan kemanusiaan sebanyak 500 paket sembako dari Bank Jateng kepada kecamatan yang memiliki wilayah rawan bencana banjir, rob serta tanah longsor di Balaikota Semarang, baru-baru ini. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Semarang Soemarmo HS.
Menurut Shri Djono, bentuk dukungan ini bisa dilakukan dalam berbagai bentuk termasuk pembiayaan bagi UKM peserta Semargres yang sebagian besar adalah dari kalangan usaha berskala kecil dan mikro. Hal ini juga bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk mendorong daya saing dan pertumbuhan ekonomi ibu kota Jateng ini.
’’Dengan berbagai produk pembiayaan yang dimiliki Bank Jateng saat ini, ke depan kami akan lebih merangkul berbagai elemen dari kelompok-kelompok usaha dan UMKM guna meningkatkan penyerapan kredit di masyarakat,’’ ungkap Shri Djono Kusumo.
Penyaluran Kredit
Sebagai bank yang selama ini fokus pada pembiayaan sektor riil, Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang terus meningkatkan penyaluran kredit ke masyarakat. Sampai dengan Triwulan III 2010, kredit yang telah disalurkan beserta kantor cabang pembantu di Semarang mencapai Rp 851,652 miliar. Ini meningkat sebesar 11,57 % dari tahun 2009 pada periode yang sama sebesar Rp 763,334 miliar.
Sementara mengenai bantuan yang diberikan saat ’’Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kota Semarang Tahun 2010’’, Shri Djono Kusumo mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Jateng terhadap musibah bencana yang terjadi Kota Semarang. Bantuan paket sembako yang terdiri dari beras, mie instan, gula, dan roti kering.(G2-71)
Minggu, 10 Oktober 2010
Semarang Great Sale Dukung Visit Jateng 2013
Semarang Metro
05 Oktober 2010
05 Oktober 2010
Semarang Great Sale Dukung Visit Jateng 2013
SEMARANG - Perhelatan Semarang Great Sale (Semar Gres), pada Desember mendatang merupakan salah satu event yang mendukung program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Jateng, yaitu Visit Jateng 2013.
Diharapkan, kegiatan itu dapat menarik wisatawan luar daerah Semarang. Kepala Dinbudpar Jateng Drs Maryanto, kemarin mengatakan, kegiatan ini turut mengembangkan pariwisata di Jateng. Hampir seluruh pelaku usaha, baik di bidang perhotelan, restoran, pusat perbelanjaan, dan objek wisata bersama-sama menyiapkan sejumlah program menarik untuk mendongkrak pariwisata.
’’Saya berharap, event ini bisa mendatangkan wisatawan dari luar Jateng. Program dikemas sebagus mungkin agar pengunjung tidak kecewa. Kalau berjalan sukses, kegiatan Semar Gres ini turut mengangkat nama Provinsi Jateng,’’ ujarnya.
Untuk itu, kata Maryanto, di bidang pariwisata, Jateng terus menyusun sejumlah program demi tercapainya Visit Jateng 2013. Dinbudpar melakukan terobosan mempercepat koordinasi dengan para pelaku pariwisata. Hal ini untuk memperoleh mapping pengembangan pariwisata yang jelas dan dikerjakan bersama-sama.
’’Jangan sampai sendiri-sendiri. Pengembangan pariwisata harus berjalan sinergi,’’ tandasnya.
Benahi Objek Wisata Menurutnya, untuk meningkatkan daya tarik wisata di Jateng, pemerintah saat ini berupaya membenahi beberapa objek wisata, pencanangan sadar wisata, penataan desa wisata, dan home stay. Saat ini, Jateng memiliki sedikitnya 257 objek wisata siap dikunjungi yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Sebanyak 120 lokasi adalah wisata alam, 83 tempat wisata budaya, dan sisanya merupakan objek wisata buatan, seperti water boom.
Tahun 2011 nanti, kata dia, pihaknya menargetkan jumlah kunjungan mencapai 350 ribu wisatawan asing dan 21,5 juta turis domestik. Sepanjang 2010, sebanyak 18 kapal pesiar berlabuh di Semarang dengan rata-rata membawa 2.000 penumpang setiap kali datang. Tahun 2011, sebanyak 20 kapal pesiar sudah konfirmasi akan datang ke Jateng melalui Semarang.
Terpisah, panitia Semar Gres yang juga Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Handoyo K Setiadi menuturkan, persiapan penyelenggaraan Semar Gres sudah sampai tahap penggodokan program. Masing-masing asosiasi sudah mengadakan rapat pleno menyiapkan sejumlah program menarik.
’’Seperti pelaku usaha di pusat perbelanjaan yang menyiapkan diskon dengan mengajak seluruh tenant mempersiapkan jurus untuk menarik konsumen,’’ tuturnya. (K14-71)
Langganan:
Postingan (Atom)






